Sabtu, 05 Oktober 2019

Misteri Kostum Nomor 9 AC Milan Yang Penuh 'KUTUKAN'

SPORTTERKINI.COM - Misteri Kostum Nomor 9 AC Milan Yang Penuh 'KUTUKAN' Bukan menjadi rahasia bagi para pecinta AC Milan atau yang dikenal sebagai Milanisti apabila kostum nomor punggung 9 AC Milan setelah ditinggalkan oleh Filippo Inzaghi ternyata nomor punggung tersebut menjadi kutukan Bagi siapapun yang menggunakannya dimana Hal ini terbukti pada salah seorang pemain paling baru di AC Milan yang menggunakan nomor punggung 9 yaitu kKrzysztof Piatek yang tidak bisa menembak bola sama sekali saat pertandingan berlangsung terutama ketika AC Milan melawan Genoa yang berlangsung pada hari kemarin.

Misteri kostum nomor 9 AC Milan yang terkutuk memang sepertinya menjadi realita setelah kostum tersebut pertama kali dipakai oleh Filippo Inzaghi dan selanjutnya ditinggalkan lalu dipakai oleh beberapa pemain penerus di AC Milan dan hasilnya sangat unik dan aneh dikarenakan siapapun pemain yang memakai kostum tersebut selalu menemui nasib sial dalam artian sama sekali tidak dapat mencetak banyak gol selayaknya seorang penyerang yang biasa menggunakan nomor tersebut.

Filippo Inzaghi yang sudah pensiun dan menanggalkan kostum nomor 9 di AC Milan untuk musim 2011-2012 harus merasakan bagaimana kutukan tersebut pada dirinya dikarenakan ia jarang sekali mendapatkan gol terbaik saat menggunakan kostum dengan nomor 9.

Misteri Kostum Nomor 9 AC Milan - igwojciech.wygwizdow
Misteri Kostum Nomor 9 AC Milan - igwojciech.wygwizdow


Selanjutnya pemain Alexandre Pato yang memperkuat AC Milan di tahun 2012-2013 harus rela dikarenakan pemain tersebut hanya bisa mencetak sebanyak 2 gol dari total 7 penampilan dan ia pun kerap mengalami banyak sekali cidera.

Selanjutnya pemain yang berasal dari Juventus yaitu Alessandro Matri yang memperkuat AC Milan di tahun 2013-2014 yang menggunakan kostum dengan nomor punggung 9 hanya bisa mencetak 1 gol dan selanjutnya nasibnya sangat Naas dikarenakan dipinjamkan ke Fiorentina di paruh kedua kompetisi.

Selanjutnya pemain mattia destro hanya bisa mencetak 3 gol dalam 15 penampilan dirinya untuk semua ajang dan ia pun menggunakan nomor punggung yang sama yaitu 9.

Luiz Adriano yang memperkuat AC Milan di tahun 2015-2016 ternyata harus bernasib sama di mana Dirinya hanya 6 kali bisa menjebol gawang lawan dalam 29 pertandingan untuk semua kompetisi dan ia pun hanya menjadi cadangan CCarlos Bacca.

Gianluca lapadula adalah pemain di tahun 2016 2017 yang menggunakan kostum nomor 9 dan ia tercatat hanya mencetak 8 gol dari 29 pertandingan.

Andre Silva yang menjadi salah satu pemain terfavorit di tahun 2017 2018 yang memperkuat AC Milan harus bernasib sial dikarenakan ketika dirinya menggunakan kostum nomor 9 hanya bisa mencetak 2 gol dari 24 penampilan di Liga Serie A.

Selanjutnya striker Gonzalo Higuain yang memperkuat AC Milan di tahun 2018-2019 hanya bisa mencetak 8 gol untuk 22 laga dan pertandingan dirinya bersama 9 terbilang sangat buruk berbeda ketika ia memperkuat Juventus dan Napoli.

Selanjutnya untuk pemain Krzysztof Piatek yang sampai saat ini memperkuat AC Milan dan menggunakan nomor punggung 9 ternyata merasakan kutukan aneh tersebut dikarenakan dalam setiap pertandingan ia tidak bisa mencetak gol dan merasa sangat kesusahan. Malahan Belum lama ini, ia sempat berbicara kepada awak media dengan kejanggalan pada nomor punggung 9 di AC Milan.

Piatek ketika dirinya menggunakan nomor kostum 19 memang sangat banyak mendapatkan gol, akan tetapi ketika ia menggunakan baju Jersey dengan nomor punggung 9 aC Milan ternyata sangat berubah dikarenakan piatek mengalami banyak kesulitan untuk mencetak gol dan Ia baru memperoleh dua gol dalam enam penampilan di laga Serie A Italia. Selanjutnya dua gol yang didapatkan striker yang berasal dari Polandia tersebut hanya lewat titik penalti dan belakangan ini kondisi permainan piatek malah dikabarkan semakin memburuk dikarenakan di dalam 2 penampilan terakhir piatek tidak bisa membuat satu tembakan sama sekali.

Pada pertandingan terbaru ketika AC Milan melawan Genoa yang dimenangkan oleh AC Milan dengan skor 2-1 piatek hanya bisa bertahan satu babak dan sudah digantikan oleh Rafael leao pada babak kedua dan alasan dirinya diganti ya itu karena piatek gagal membuat satupun tembakan dan Hal inilah yang menjadi misteri nomor punggung 9 AC Milan.

Hasil Pertandingan Genoa Vs Milan 1-2 Dengan 4 Kartu Merah

SPORTTERKINI.COM - Hasil Pertandingan Genoa Vs Milan 1-2 Dengan 4 Kartu Merah Salah satu pertandingan yang menyita perhatian para pecinta sepak bola terutama pecinta liga Italia Serie A, yaitu pertandingan antara Genoa Vs Milan, dimana pada pertandingan tersebut AC Milan bisa menjadi juara dan mengalahkan genoa dengan skor yang sangat tipis dan semasa pertandingan tersebut banyak sekali insiden yang sangat panas dikarenakan pertandingan menghasilkan 4 kartu merah dan 2 peneliti untuk kedua pemain. 

Hasil pertandingan Genoa vs Milan yang berlangsung pada hari Minggu 6 Oktober 2019 dini hari tadi bertempat di Luigi ferraris memang berlangsung sangat panas pasalnya dalam laga tandang untuk AC Milan ke kandang genoa hanya menghasilkan 2 gol untuk AC Milan dan satu gol untuk Genoa dengan banyaknya aksi yang sangat panas selama pertandingan tersebut. 

AC Milan untuk pertandingan melawan Genoa tidak membawa Gianluigi donnarumma dikarenakan masih mengalami sakit perut dan untuk penjaga gawang digantikan oleh Pepe Reina dan pada pertandingan tersebut Genoa sukses unggul terlebih dahulu melalui tendangan bebas dari pemain Lasse Schone tepat di menit ke-41 dan menjadi kesalahan dari penjaga gawang aC Milan yang tak dapat menangkap bola lihat tersebut. 

Genoa Vs Milan - IGdazn_bra
Genoa Vs Milan - IGdazn_bra


Selanjutnya AC Milan sukses berbalik unggul di babak kedua melalui gol Theo Hernandez dan pinalti Franck Kessie selanjutnya Genoa sempat memperoleh kesempatan untuk menyamakan kedudukan tepat di injury time melalui tendangan penalti akan tetapi tendangan Schone bisa ditangkap dan ditepis oleh Pepe Reina sehingga sampai babak kedua berakhir, air AC Milan unggul atas Genoa. 

Jalannya pertandingan Genoa Vs AC Milan 


Apabila melihat jalannya pertandingan dari kedua tim yang berlangsung sangat panas tersebut, pastinya sangat menguras perasaan para penonton dan penggemar dari kedua tim malahan pertandingan tersebut berjalan dengan tempo yang sangat tinggi sejak menit pertama sampai akhir di mana kedua tim saling jual beli serangan dengan menggunakan tembakan pertama yang hampir membobol gawang AC Milan dari salah seorang pemain Genoa yaitu Lukas Lerager akan tetapi masih bisa dipatahkan oleh Reina. 

AC Milan yang beberapa kali berhasil melakukan serangan balasan akan tetapi masih gagal membobol gawang musuh salah satunya tembakan melalui tendangan suso yang masih gagal di menit ke-23 karena masih bisa diamankan oleh Ionut Radu. 

Suso terus memberikan ancaman pada gawang Genoa akan tetapi masih bisa diamankan dan Di menit ke-41 genoa sukses membobol gawang AC Milan dari tendangan Schone yang tidak bisa ditangkap oleh penjaga gawang AC Milan sehingga di babak pertama genoa unggul untuk sementara 1-0 atas AC Milan. 

Kartu merah pertama dikeluarkan oleh wasit maurizio Mariani untuk riccardo saponara yang ada di Genoa walaupun pemain tersebut melakukan protes kepada wasit akan tetapi tidak diindahkan karena bukti terungkap Jika pemain tersebut sudah bermain kasar dan melakukan pelanggaran berat sehingga harus diberikan kartu merah. 

Pada babak kedua acmilan langsung tancap gas dikarenakan tidak mau ketinggalan dan kalah dari Genoa sehingga sebuah tendangan Dari Theo Hernandez bisa mengubah kebuntuan dan menjadikan skor 1-1 tepat di menit ke-51. 

Cutnya Di menit ke-57 di babak kedua, aC Milan memperoleh hadiah penalti setelah davide biraschi tertangkap oleh kamera VAR melakukan pelanggaran yaitu hand ball saat dirinya mengantisipasi bola yang dikontrol oleh Rafael leao dan selanjutnya pemain tersebut langsung mendapatkan kartu merah sehingga hal ini menjadi keuntungan bagi AC Milan. 

Eksekutor yang bertugas untuk melakukan tendangan pinalti langsung dipimpin oleh Franck Kessie di mana bola yang diarahkan ke gawang genoa langsung mengecoh sang penjaga gawang sehingga skor pun berubah sampai babak kedua berakhir yaitu 2-1 untuk kemenangan AC Milan. 

Sebuah kesempatan datangnya dari Genoa di mana penalti di injury time setelah Christian Kouame dilanggar Reina akan tetapi tendangan pinalti yang dilakukan oleh pemain Genoa masih gagal masuk ke gawang AC Milan dikarenakan bisa ditepis oleh Reina eh. 

Selanjutnya wasit kembali mengeluarkan kartu merah jelang laga berakhir sang pemain bernama castillejo yang saat itu ketahuan melancarkan protes keras kepada wasit langsung diusir dari bench Milan. 

Susunan pemain Genoa Vs Milan 


Di bawah ini adalah susunan pemain dari kedua tim yang sudah bertanding di mana untuk pertandingan nya sendiri dimenangkan oleh AC Milan atas Genoa dengan skor 2-1. 

Susunan pemain Genoa: 
Penjaga Gawang: Radu; 
Pemain: Romero, C Zapata, Criscito; Ghiglione, Schone, Radovanovic, Lerager (Pandev 88), Pajac; Kouame, Pinamonti (Favilli 73)

Susunan pemain AC Milan: 
Penjaga Gawang: Reina; 
Pemain: Calabria, Duarte, Romagnoli, Theo Hernandez; Kessie, Biglia, Calhanoglu (Paqueta 46); Suso, Piatek (Leao 46), Bonaventura (Conti 81)

Senin, 30 September 2019

Massimiliano Allegri Siap Menggantikan Marco Giampaolo

SPORTTERKINI.COM - Massimiliano Allegri Siap Menggantikan Marco Giampaolo ! Bagi AC Milan di masa kepemimpinan pelatih marco giampaolo menjadi masa yang sangat sulit dan paling menyedihkan ketika AC Milan harus beberapa kali kalah di Liga Italia Serie A 2019 2020. Hanya ada satu kali kesempatan bagi sang pelatih Marcel giampaolo untuk membuktikan dirinya layak atau tidak untuk meneruskan menjadi pelatih di AC Milan yaitu di saat AC Milan akan bertanding melawan Genoa pada tanggal 5 Oktober 2019 mendatang.

Tidak bisa dipungkiri apabila kepemimpinan pelatih Marco giampaolo menjadi mimpi buruk bagi AC Milan dan para Milanisti yang ada di dunia termasuk di Indonesia, di mana kepemimpinan Marco giampaolo menjadi masa paling sulit di Liga Italia musim 2019-2020 di saat dirinya ditunjuk sebagai pelatih AC Milan menggantikan gennaro Gattuso di musim panas sekarang ini. Sehingga banyak isu yang beredar, ketika giampaolo gagal menjadi pelatih AC Milan, salah satu nama yang siap menggantikan adalah Massimiliano Allegri yang memang menjadi pelatih yang sempat membuat AC Milan bangkit.

Pada mulanya Marco giampaolo diangkat sebagai pelatih dengan tujuan bisa mengangkat performa Tim akan tetapi malah sebaliknya, di musim Liga Italia Serie A, aC Milan semakin terpuruk dan berada di titik terendah musim ini dikarenakan peringkatnya sendiri tidak masuk 10 besar.

Massimiliano Allegri Siap Menggantikan Marco Giampaolo - IG
Massimiliano Allegri Siap Menggantikan Marco Giampaolo - IG


Kekalahan yang paling menyedihkan yaitu ketika AC Milan Belum lama ini kalah 1-3 atas Fiorentina dan pertandingan tersebut berlangsung di San Siro yaitu kandang AC Milan pada hari Minggu 29 September 2019 sehingga membuat posisi Marco giampaolo makin digoyang isu pemecatan.

Dikarenakan kekalahan yang dialami AC Milan atas Fiorentina tersebut, sekarang ini AC Milan Berada di posisi ke-16 klasemen sementara Liga Italia Serie A yang hanya mengoleksi 6 poin dari 6 pertandingan dan posisi ini adalah posisi paling buruk untuk AC Milan, dikarenakan mereka berada di dua strip di atas zona degradasi.

Seperti dikutip dari laman Calciomercato, apabila marco giampaolo kembali gagal maka sang mantan pelatih Sampdoria tersebut dipastikan berada di ujung tanduk dan dipecat oleh AC Milan dan selanjutnya ada 1 nama kandidat yang akan menggantikan giampaolo yang kabarnya jatuh pada massimiliano Allegri.

Seperti diketahui apabila massimiliano Allegri, sekarang ini masih menganggur setelah dirinya mundur dari jabatannya sebagai pelatih Juventus di akhir musim 2018-2019 dan massimiliano Allegri adalah sosok yang tidak asing untuk San Siro, dikarenakan dirinya pernah menjadi pelatih AC Milan di priode 2010-2014 tempat membawa satu gelar Liga Italia di musim 2010-2011 dan satu gelar Piala Super Italia di musim 2011-2012 untuk AC Milan.

Selanjutnya di tangan pelatih massimiliano Allegri, rossoneri bisa mendapatkan 91 kemenangan, 49 imbang dan 38 kekalahan dari total pertandingan sebanyak 178. Sehingga sosok massimiliano Allegri menjadi pelatih yang memang sangat diandalkan untuk kembali membangunkan sang raksasa Italia tersebut.

Nasib Naas 9 Pelatih AC Milan Yang Hanya Bertahan 8 Bulan

SPORTTERKINI.COM - Nasib Naas 9 Pelatih AC Milan Yang Hanya Bertahan 8 Bulan AC Milan memang saat ini dalam kondisi yang sangat terpuruk apalagi setelah dilatih oleh sosok Marco giampaolo di mana pelatih ini dipastikan akan terancam dipecat oleh AC Milan setelah kegagalan sang pelatih ini membawa AC Milan bangun dari tidur panjangnya sebagai raksasa sepak bola Italia. Apabila Marco giampaolo benar-benar AC Milan, maka si setan merah menjadi satu-satunya yang sangat spesial untuk menggonta ganti pelatih dalam 5 tahun terakhir ini, sehingga pelatih AC Milan tidak bisa bertahan untuk membina para pemain dalam waktu 1 tahun. 

Kondisi terpuruk AC Milan ketika mengikuti ajang Liga Serie A Italia yang paling krusial dan sangat menggemaskan bagi para Milanisti yaitu terjadi untuk Liga Serie A Italia 2019-2020 di mana pelatih terbaru AC Milan yaitu Marco giampaolo yang saat diangkat berjanji untuk mengembalikan kejayaan AC Milan namun pada kenyataan sangat gagal total. Seperti diketahui apabila AC Milan 4 kali kalah dan hanya mendapatkan 6 poin dari kemungkinan maksimal 18 poin, sehingga AC Milan berada ada di ujung degradasi. 

Pelatih Marco giampaolo dipastikan menjadi pelatih yang akan terancam untuk dipecat dikarenakan AC Milan malah semakin terpuruk bukan baik, di mana sampai saat ini, milan berada ada di peringkat 16 klasemen Serie A Liga Italia sehingga banyak dari para Milanisti yang mengharapkan supaya pelatih Marco giampaolo di dipecat secepatnya dikarenakan sudah membuat aC Milan semakin terpuruk. 

Nasib Naas 9 Pelatih AC Milan Yang Hanya Bertahan 8 Bulan - IGlabibbiarossonera
Nasib Naas 9 Pelatih AC Milan Yang Hanya Bertahan 8 Bulan - IGlabibbiarossonera


Untuk laga AC Milan melawan Genoa di Pekan keenam Liga Italia Serie A 2019 2020 menjadi laga terakhir untuk Marco giampaolo dalam membuktikan Apakah dia mampu atau tidak, dimana ketika dirinya gagal memperoleh hasil yang maksimal maka sang mantan pelatih Sampdoria tersebut dipastikan akan dipecat dari AC Milan. 

Nasib Naas 9 Pelatih AC Milan Yang Hanya Bertahan 8 Bulan 


Dari berbagai sumber yang kami rangkum, dipecatnya beberapa pelatih AC Milan memang menjadi hal yang unik dikarenakan semenjak tahun 2014 dipastikan tidak ada pelatih AC Milan yang dapat bertahan selama dua musim penuh dan di bawah ini ada beberapa daftar pelatih AC Milan yang harus dipecat karena gagal membawa Milan menjadi lebih baik. 

Massimiliano Allegri 


Pelatih pertama yang diberhentikan oleh AC Milan yang sempat mendapatkan peraih scudetto 2010-2011 yaitu massimiliano Allegri harus dipecat oleh AC Milan tepatnya pada tanggal 13 Januari 2014 

Mauro tassotti 


Pelatih selanjutnya yang harus mendapatkan nasib Naas dikarenakan dipecat dari AC Milan yaitu Mauro tassotti, di mana plat ini hanya bisa bertahan beberapa bulan dan dirinya dipecat pada tanggal 16 Januari 2014 


Clarence Seedorf 


Pelatih AC Milan selanjutnya ya sebelumnya ditunjuk untuk menyelesaikan musim 2013-2014, pelatih ini harus gigit jari dikarenakan tidak terpakai lagi di musim 2014-2015 dan harus dipecat. 

Filippo Inzaghi 


Pelatih selanjutnya yang bernasib naas dikarenakan tidak bisa membawa AC Milan menjadi raksasa Italia adalah Filippo Inzaghi yang hanya bisa bertahan satu musim 

Sinisa mihajlovic 


Pelatih selanjutnya adalah sinisa mihajlovic yang melatih AC Milan di tahun 2015-2016 akan tetapi dirinya harus dipecat untuk melatih Milan pada tanggal 12 April 2016. 

Cristian brocchi 


Pelatih AC Milan yang meneruskan menjadi pelatih dari pelatih sebelumnya adalah Cristian brocchi, di mana Dirinya menjadi caretaker pelatih AC Milan selama sisa musim 2015-2016 dance 4 ditunjuk menjadi pelatih permanen akan tetapi pelatih ini harus dilepas dikarenakan hanya Menang dua kali dalam 7 partai. 

Vincenzo montella 


Pelatih selanjutnya ia harus merasakan pahitnya dipecat oleh AC Milan adalah Vincenzo montella yang masuk di musim 2016-2017 dan sukses meraih gelar juara supercoppa Italiana namun Sangat disayangkan montella dipecat oleh AC Milan di musim keduanya yaitu 27 November 2017 

Gennaro Gattuso 


Pelatih selanjutnya sang mantan gelandang AC Milan yaitu gennaro Gattuso hanya bertahan sampai akhir musim 2018-2019 dikarenakan sang pelatih ini tidak dipakai di musim selanjutnya dan digantikan oleh Marco giampaolo

Marco Giampaolo 


Pelatih terbaru AC Milan ini apakah bisa bertahan atau tidak, namun sepertinya kemungkinan dipertahankan akan sangat tipis dikarenakan satu kesempatan untuk giampaolo membuktikan apabila dirinya berhak menjadi pelatih terbaik AC Milan yaitu pada pertandingan terakhir aC Milan melawan Genoa dan jika AC Milan kalah maka dipastikan marco giampaolo akan dipecat oleh AC Milan.

Sedikitnya ada 9 pelatih berbeda yang pernah diangkat oleh para petinggi AC Milan untuk melatih para pemain semenjak bulan Januari 2014 atau sekitar dan apabila marco giampaolo kembali dipecat oleh AC Milan, maka dipastikan rata-rata para pelatih dipecat yaitu setiap 7 sampai 8 bulan sekali.

Kamis, 26 September 2019

Link Live Streaming Torino vs AC Milan, Jumat 27 September 2019

SPORTTERKINI.COM - Link Live Streaming Torino vs AC Milan, Jumat 27 September 2019 Pertandingan lanjutan Liga Italia Seri A yang akan berlangsung pada hari Jumat dini hari 27 September 2019 yaitu mempertemukan Torino vs AC Milan di mana untuk Kick Off pada pertandingan yang menentukan bagi kedua tim tersebut yaitu sekitar jam 02.00 WIB dini hari dan harus anda ketahui apabila pertandingan ini bisa menjadi sebuah pertandingan yang menentukan karir Marco giampaolo sebagai Pelatih AC Milan, dikarenakan banyak Harapan ketika melawan Torino, skuad i rossoneri haruslah mendapatkan kemenangan penuh walaupun untuk pertandingan tersebut AC Milan harus tandang ke kandang musuh.

Link live streaming torino vs AC Milan bisa kalian saksikan melalui linknya akan kami bagikan dibawah ini dimana pertandingan yang akan berlangsung di stadion olimpico Grande Torino, jumat 27 September 2019 dini hari sekitar jam 02.00 WIB atau 03.00 WITA sangat direkomendasikan untuk Anda tonton bersama teman dan kerabat dan pastinya berdoa supaya AC Milan bisa mendapatkan kemenangan ketika bertandang di Torino.

Pertemuan laga Torino melawan AC Milan akan disiarkan secara langsung live streaming dini hari nanti di mana duel sesama tim yang saat ini ada dalam tekanan tersebut dipastikan menjadi duel yang menjadi penentu untuk kedua tim dan juga pelatih. Tuan rumah Torino seperti diketahui posisinya dalam tekanan menyusul hasil minor pada dua laga terakhir di Liga Italia Serie A padahal sebelumnya Torino sempat merangsek ke papan atas akan tetapi melempem dan tidak mendapatkan hasil yang bagus di dua laga terakhir.

torino vs AC Milan - IGbandar54com
torino vs AC Milan - IGbandar54com


Kekalahan yang didapatkan oleh Torino tersebut langsung mendapatkan sorotan yang sangat hebat dari para fans dan juga netizen dikarenakan Torino harus tergusur ke peringkat 10 klasemen sementara Liga Italia dan masalah tersebut diakui oleh sang pelatih Torino yaitu Walter mazzarri terkait tekanan yang dialami oleh sekuatnya terutama untuk pertandingan yang akan mereka hadapi yaitu melawan AC Milan.

Walaupun mendapatkan kritikan dari berbagai orang, namun Walter mazzarri tetap pasang badan untuk seluruh pemainnya supaya bisa mengimbangi permainan AC Milan dan mereka pun bertekad apabila permainan akan sangat stabil dan bisa mendapatkan hasil yang mumpuni ketika melawan AC Milan.

Salah seorang pemain Torino yang sangat diharapkan mendapatkan peluang besar untuk mendapatkan gol yaitu Simone verdi yang didatangkan dari Napoli dan pemain ini menjadi Harapan di barisan depan untuk Torino.

Selanjutnya tekanan datang juga untuk pelatih AC Milan yaitu masuk yang tolol ketika duel antara Torino vs aC Milan dikarenakan banyak kritikan pedas yang hinggap kepada pelatih tersebut dan ternyata Marco giampaolo mengakui jika AC Milan saat ini memang dalam tekanan setelah gagal beberapa kali mendapatkan poin penuh di Liga Italia Serie A.

Walaupun begitu, marco giampaolo menegaskan kepada awak media apabila pertandingan di laga Tandang untuk melawan Torino ia akan melakukan beberapa perbaikan dan terus berusaha untuk menjadi tim yang kuat dan dirinya ingin meyakinkan masih pantas menjadi pelatih untuk AC Milan.

Head to Head Torino vs AC Milan 


Di bawah ini adalah head to head pertandingan Torino melawan AC Milan yang pernah berlangsung beberapa waktu yang lalu.


  • Pertandingan 29/4/2019 Torino vs AC Milan: 2-0
  • Pertandingan 10/12/2018 AC Milan vs Torino: 0-0
  • Pertandingan 19/4/2018 Torino VS AC Milan: 1-1
  • Pertandingan 26/11/2017 AC Milan vs Torino: 0-0
  • Pertandingan 17/1/2017 Torino vs AC Milan: 2-2 


Link Live Streaming Torino vs AC Milan 


Bagi kalian semua yang ingin melihat secara langsung pertandingan antara AC Milan melawan Torino, maka bisa mengikutinya melalui link berikut ini:

Video.com 

BeinSport 

Rabu, 25 September 2019

3 Pelatih Liga Italia Yang Direkomendasikan Untuk Dipecat Selain Marco Giampaolo

SPORTTERKINI.COM - 3 Pelatih Liga Italia Yang Direkomendasikan Untuk Dipecat Selain Marco Giampaolo Liga Italia Serie A memang menjadi sebuah pertandingan yang sangat dinantikan bagi para pecinta bola, akan tetapi ada salah satu unsur yang selalu menjadi pusat perhatian para pecinta bola di dunia termasuk di Indonesia yaitu masalah pelatih. Sehingga bisa disimpulkan apabila sosok pelatih untuk divisi utama Liga Italia tidak bisa dirahasiakan lagi para penonton suka melihat terjadinya sebuah pemecatan pelatih ketika kompetisi berjalan, malahan untuk Liga Italia Serie A 2019 sedikitnya ada 3 pelatih yang sangat direkomendasikan untuk dipecat salah satunya adalah pelatih AC Milan yaitu Marco giampaolo. 

Pelatih liga Italia Serie A yang direkomendasikan untuk dipecat dikarenakan banyak yang menduga setelah jalannya pertandingan berlangsung, para pelatih tersebut tidak bisa membawa anak asuhnya bermain dengan baik sehingga muncullah tiga nama pelatih di tahun 2019 ini yang sangat direkomendasikan untuk dipecat dikarenakan prestasinya yang tidak mumpuni dan tidak membuat bangga para fans setianya. Salah satu nama yang saat ini terus diperbincangkan adalah sosok Marco giampaolo yang dianggap gagal membawa AC Milan bangun dari tidurnya. 

Liga Italia Serie A 2019 2020 memang baru berjalan empat putaran saja dan sampai saat ini belum ada ada kejadian pemecatan pelatih untuk Liga Italia padahal untuk edisi sebelumnya, sedikitnya ada 9 pelatih yang menjadi korban pemecatan pada Liga Italia sebelumnya. 

3 Pelatih Liga Italia Yang Direkomendasikan Untuk Dipecat  - IGmilanismoit
3 Pelatih Liga Italia Yang Direkomendasikan Untuk Dipecat  - IGmilanismoit


Kemungkinan besar ketika melihat performa tim dan konstelasi klasemen yang terjadi di Liga Italia untuk musim kali ini kemungkinan besar tidak lama lagi akan ada pelatih yang harus dipecat di mana pelatih klub yang pencapaiannya tidak sesuai ekspektasi maka kemungkinan besar mereka pun bisa menjadi korban pemecatan di Liga Italia dan posisinya rawan untuk diturunkan. 

Seperti dikutip dari laman Tuttomercatoweb, sedikitnya ada 3 pelatih yang saat ini banyak dibicarakan untuk diturunkan atau dipecat di Liga Italia musim kali ini salah satunya adalah nama Marco giampaolo yang menjadi pelatih AC Milan yang terbukti tidak memberikan kontribusi banyak untuk sekuat i rossoneri, sehingga sosok Marco giampaolo adalah pelatih yang banyak dikabarkan bisa menjadi pelatih pertama yang akan dipecat. 


3 Pelatih Liga Italia Yang Direkomendasikan Untuk Dipecat 


Marco giampaolo 


Pelatih pertama yang saat ini kurang disukai dikarenakan kepemimpinannya yang selalu salah dan tidak membuat anak asuhnya AC Milan tampil maksimal di babak Liga Italia Serie A yaitu marco giampaolo. Malahan sampai hari ini, seperti diwartakan dari media tersebut marco giampaolo adalah sosok pelatih yang paling tinggi suara dari para pecinta bola untuk dipecat dari jabatannya sekarang ini. Dirinya mendapatkan 26% suara untuk dipecat dikarenakan sangat mengecewakan bagi para pecinta AC Milan. 


Vincenzo Montella 


Pelatih kedua yang direkomendasikan untuk dipecat yaitu Sang pelatih Fiorentina bernama Vincenzo Montella, dirinya mendapatkan 17,8 persen suara supaya dipecat dari jabatannya sekarang ini dikarenakan fiorentina pada klasemen Serie A baru mengoleksi 2 poin dari 4 pertandingan sehingga dianggap gagal. 

Eusebio Di Francesco 


Pelatih ketiga yang digadang-gadang adalah pelatih dari Sampdoria bernama Eusebio Di Francesco, dirinya mendapatkan 14,5 pesan suara untuk dipecat dikarenakan gagal memboyong Sampdoria tampil lebih baik malahan kalah dalam tiga pertandingan pertama.

Hasil Laga Colchester vs Tottenham, Skor Adu Penalti 4-3

SPORTTERKINI.COM - Hasil Laga Colchester vs Tottenham, Skor Adu Penalti 4-3 Hasil pertandingan EFL Cup yang mempertemukan antara kedua tim yaitu Colchester United vs Tottenham Hotspur dengan pertandingan yang sangat panas dan juga penuh intrik di lapangan hijau harus berakhir imbang tanpa ada gol sama sekali melalui pertandingan sepanjang 2 x 45 menit padahal pertandingan tersebut banyak yang memprediksi jika Tottenham Hotspur bisa mendapatkan nilai penuh namun malah sebaliknya. Pasalnya ketika babak tambahan untuk adu pinalti, tottenham Hotspur harus legowo dikarenakan mereka kalah dari Colchester United dengan skor akhir untuk adu penalti yaitu 4-3

Hasil laga pertandingan Colchester vs Tottenham yang berjalan sangat panas dan penuh perebutan kekuasaan tersebut bagi Tottenham Hotspur pertandingan ini menjadi pertandingan yang sangat gagal bagi mereka dikarenakan mereka tidak bisa mencetak gol sama sekali untuk waktu normal ketika bertandang di kandang  Colchester United yang berada di Jobserve Community Stadium yang berlangsung pada hari Rabu 25 September 2019 sehingga laga tersebut harus diakhiri dengan babak adu penalti yang menjadi momok menakutkan kan bagi skuad Tottenham.

Jalannya pertandingan Colchester vs Tottenham 

Colchester vs Tottenham - IG
Colchester vs Tottenham - IG


Ternyata penampilan kali ini menjadi salah satu laga terburuk dari Tottenham Hotspur sepanjang babak pertama di kandang Colchester pasalnya mereka gagal mencetak satu gol pun sampai babak pertama dan babak kedua berakhir, padahal tottenham Hotspur pada saat pertandingan sebetulnya sudah banyak peluang bola yang bisa mereka manfaatkan dan penguasaan bola sendiri dikuasai oleh mereka sampai 75% di babak pertama dan juga babak kedua.

Ternyata strategi yang dilakukan oleh Tottenham Hotspur untuk menyerang melalui Sisi sayap tidak membuahkan hasil sama sekali sehingga tidak ada satupun gol yang bisa dimasukkan oleh Tottenham Hotspur ke gawang Colchester. Sementara itu serangan di tengah terlihat sangat jarang terjadi pada pertandingan tersebut dikarenakan tumpulnya Lini depan Terutama ketika Troy Parrott yaitu striker 17 tahun yang menjadi ujung tombak hanya suka ada di belakang area Serang sehingga sampai babak pertama berakhir skor masih imbang 0-0.

Pada babak kedua sebetulnya tidak berbeda jauh dengan babak pertama akan tetapi untuk Squad Colchester United lihat membuktikan Apabila mereka bukankah tim ecek-ecek yang bisa dikalahkan oleh tim besar Tottenham Hotspur di mana sebuah peluang pertama datangnya dari sang tuan rumah nyaris membobol gawang Tottenham walaupun sampai babak kedua berakhir tidak ada gol sama sekali.

Hasil babak adu penalti 


Dikarenakan waktu normal kedua tim tidak membuahkan gol sama sekali selanjutnya wasit pun memberikan waktu untuk babak adu penalti dan di bawah ini adalah hasil adu penalti dari kedua kesebelasan.


  • Tottenham – Erikssen, GAGAL GOL 0-0
  • Colchester – Luke Norris, GOL 1-0
  • Tottenham – Dele Alli, GOL 1-1
  • Colchester – Frank Nouble, GOL 2-1
  • Tottenham – Erik Lamela, GOL 2-2
  • Colchester –  Frank Nouble,  GAGAL GOL 2-2
  • Tottenham – Heung-Min Son, GOL 2-3
  • Colchester – Cowan-Hall, GOL 3-3
  • Tottenham – Lucas Moura,  GAGAL GOL 3-3
  • Colchester – Tom Lapslie, GOL 4-3 


Sehingga dari hasil pertandingan babak adu penalti dari kedua tim, tottenham Hotspur mendapatkan 3 gol dan mereka kalah dari rivalnya Colchester yang mendapatkan 4 gol dari laga tersebut.

Susunan pemain Colchester vs Tottenham 


Di bawah ini adalah susunan pemain dari kedua tim yang sudah berlaga pada ajang EFL Cup yang berakhir dengan skor 4-3 atas kemenangan tuan rumah Colchester.

SUSUNAN PEMAIN COLCHESTER UNITED (4-1-4-1): 
Penjaga Gawang: Dean Gerken; 
Pemain: Ryan Jackson, Tom Eastman, Luke Prosser, Cohen Bramall; Tom Lapslie; Courtney Senior, Brandon Comley, Ben Stevenson, Luke Gambin; Frank Nouble. Cadangan: Ethan Ross, Omar Sowunmi, Luke Norris, Jevani Brown, Paris Cowan-Hall, Ryan Clampin, Noah Chilvers.

SUSUNAN PEMAIN TOTTENHAM HOTSPUR (4-1-2-1-2): 
Penjaga Gawang: Paulo Gazzaniga; 
Pemain: Kyle Walker-Peters, Davinson Sanchez, Japhet Tanganga, Ben Davies; Eric Dier; Victor Wanyama, Oliver Skipp; Dele Alli; Lucas Moura, Troy Parrott. Cadangan: Hugo Lloris, Juan Foyth, Jan Vertonghen, Moussa Sissoko, Christian Eriksen, Erik Lamela, Son Heung-min.